whatsapp image 2026 02 01 at 02.52.35

GARUT – Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VII Badan Pimpinan Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC PHRI) Kabupaten Garut yang digelar di Sabda Alam Hotel Resort, Jalan Raya Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, Senin (26/1/2026).

Kegiatan ini mengusung tema “PHRI Bangkit, Kolaborasi Wujudkan Pariwisata Garut Hebat”, yang mencerminkan semangat baru dalam memperkuat sektor pariwisata sebagai salah satu motor penggerak perekonomian daerah.

Dalam sambutannya, Wabup Putri Karlina menegaskan bahwa Muscab PHRI bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, melainkan momentum penting untuk membangun komunikasi serta kolaborasi yang lebih solid dan berkelanjutan antara PHRI dan Pemerintah Kabupaten Garut.

“Saya selalu mengaungkan bahwa wisata adalah bisnisnya Garut hari ini yang paling cocok. Karena itu, hubungan dengan PHRI harus betul-betul nyambung, saling mendengarkan, dan saling mengenal satu sama lain,” ujar Putri Karlina.

Putri Karlina juga menyoroti dua agenda besar yang telah menjadi identitas Kabupaten Garut, yakni Nyaneut Festival dan Gebyar Pesona Budaya Garut (GPBG). Meski demikian, ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung penyelenggaraan event-event skala kecil agar kalender pariwisata Garut tetap padat dan berkelanjutan.

“Fokus kita adalah bagaimana orang-orang terus datang dan berbelanja di Kabupaten Garut. Itu yang kami harapkan melalui terselenggaranya berbagai event di Garut,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pimpinan Daerah (BPD) PHRI Provinsi Jawa Barat, Dodi Ahmad Sofiandi, menyampaikan bahwa Muscab merupakan forum vital dalam proses konsolidasi organisasi. Ia berharap kepengurusan baru yang terpilih nantinya mampu memimpin dengan baik serta memperkuat peran hotel dan restoran sebagai pilar utama sektor pariwisata.

Senada dengan hal tersebut, Ketua BPC PHRI Kabupaten Garut periode 2020–2025, Deden Rochim, menitipkan pesan strategis kepada kepengurusan mendatang. Ia menekankan dua fokus utama, yakni pengembangan sportourism untuk meningkatkan tingkat hunian hotel dan aktivitas jasa, serta memastikan kolaborasi dengan pemerintah daerah benar-benar terwujud dan berdampak nyata.

Di sisi lain, Ketua Pelaksana Muscab VII PHRI, Janur M. Bagus, menjelaskan bahwa proses pergantian kepengurusan dilaksanakan sesuai amanat organisasi dengan menjunjung tinggi semangat kebersamaan dan kekeluargaan.

“Ini adalah proses organisasi yang harus kita jalani bersama, dan hasil akhirnya akan segera kita ketahui. Keluarga besar BPC PHRI Kabupaten Garut bertekad mewujudkan Garut yang hebat melalui pendekatan kolaboratif dan sinergi yang terus diperkuat,” pungkasnya.