img 20260308 wa0002

GARUT – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri peringatan malam Nuzulul Qur’an 1447 H / 2026 M tingkat Kabupaten Garut yang dipusatkan di Masjid Agung Garut, Kecamatan Garut Kota, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momen refleksi spiritual bagi jajaran pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.img 20260308 wa0003

 

Dalam sambutannya, Bupati Garut menegaskan bahwa peringatan turunnya wahyu pertama Al-Qur’an hendaknya menjadi pengingat bagi umat Islam untuk menjadikan kitab suci tersebut sebagai pedoman hidup.

 

Ia pun menitipkan empat nilai fundamental yang perlu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, yaitu kejujuran, keadilan, kepedulian sosial, dan kelestarian lingkungan.

Pertama, kejujuran. Menurutnya, ibadah puasa mengajarkan umat untuk bersikap jujur, sehingga nilai tersebut harus menjadi prinsip utama dalam menjalankan tugas dan kehidupan bermasyarakat.

Kedua, keadilan, yaitu menumbuhkan sikap adil dalam memimpin diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat luas.

Ketiga, kepedulian sosial, dengan menjaga kepekaan terhadap sesama yang membutuhkan pertolongan.

Keempat, kelestarian lingkungan, dengan menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan, baik di sekolah, kantor, maupun tempat ibadah.

“Keempat hal tersebut paling tidak bisa menggambarkan bagaimana Al-Qur’an memberikan pedoman kepada kita untuk melaksanakan tugas sehari-hari, sehingga kita mampu menjadi bagian dari hamba Allah yang dapat memberikan manfaat bagi sesama manusia,” ujar Bupati Garut.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh jemaah untuk menyisipkan doa bagi saudara-saudara muslim di Iran, Lebanon, dan Palestina yang saat ini masih menghadapi berbagai kondisi sulit akibat konflik dan musibah.

Sementara itu, Ketua DKM Masjid Agung Garut, Muhammad Ade Sufina, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Garut atas terselenggaranya kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an tingkat kabupaten ini. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan spiritualitas masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini bukan hanya bersifat seremonial, melainkan menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus mengamalkan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam keseharian,” tutur Ade Sufina.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut juga diisi dengan penyerahan bantuan sembako secara simbolis kepada perwakilan masyarakat Kabupaten Garut sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan. Kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an kemudian ditutup dengan tausiah yang disampaikan oleh H. Dudu Hermawan.