whatsapp image 2025 10 27 at 22.31.35

Garut Gunturpos.com, 27 Oktober 2025 – Konten kreator asal Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jalu firman atau yang akrab disapa Mang Jalu, terus mengedukasi masyarakat agar tidak salah menilai reptil, khususnya ular. Menurutnya, tidak semua ular berbahaya.

“Banyak orang kalau lihat ular langsung takut dan dianggap berbahaya. Padahal tidak semua seperti itu,” ujar Mang Jalu.

Ia menjelaskan, ada beberapa jenis ular yang justru sangat bermanfaat bagi petani, salah satunya ular sawo kopi, yang dikenal jinak dan pemakan tikus.
“Ular sawo kopi itu bukan ular berbisa. Dia makan tikus yang jadi hama di sawah. Jadi sebenarnya dia sahabat petani,” Tegasnya

whatsapp image 2025 10 27 at 22.51.11

Mang Jalu menambahkan, penting bagi masyarakat untuk mendapatkan edukasi tentang reptil agar tidak salah persepsi.

“Kalau kita tahu dan kenal dulu, kita tidak akan takut. Malah bisa menjaga keseimbangan alam dan Edukasi itu penting, supaya orang tidak panik dan langsung membunuh. Alam ini harus kita jaga bersama,” ungkapnya

Ia juga bercerita bahwa awal ketertarikannya pada dunia reptil bermula dari sahabatnya, Dede Inoen, seorang konten kreator terkenal yang pertama kali mengenalkannya pada dunia ular.
“Dari Dede Inoen saya mulai tertarik, lalu belajar mengenal jenis-jenis ular, sampai akhirnya saya buat konten edukasi biar orang lain juga paham,” ujar Mang Jalu.

Melalui konten-kontennya di media sosial seperti Facebook, Mang Jalu terus menebarkan edukasi dan kecintaan pada reptil, membuktikan bahwa pengetahuan bisa mengubah ketakutan menjadi kepedulian terhadap alam.

(Red)