whatsapp image 2026 02 16 at 18.10.24

GUNTUR POS, GARUT – Universitas Garut (UNIGA) melaksanakan Wisuda Sarjana dan Magister Angkatan ke-XLIII Gelombang I Tahun Akademik 2025–2026 di Kampus UNIGA, Jalan Raya Samarang, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Sabtu (14/2/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) Ace Hasan Syadzily beserta jajaran pejabat tinggi Lemhannas RI, perwakilan Koordinator Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta Wilayah II Jawa Barat, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Garut.

Dalam sambutannya, Ace Hasan Syadzily menegaskan bahwa ilmu dan keterampilan yang diperoleh para wisudawan selama menempuh pendidikan di UNIGA harus menjadi modal utama untuk berkontribusi bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.

“Kita tentu berharap apa yang telah mereka dapatkan dapat dimanfaatkan untuk berkontribusi terhadap dunia pendidikan, pertumbuhan ekonomi, serta mengoptimalkan kekayaan alam daerah, mengingat Garut memiliki potensi berlimpah mulai dari pertanian, kelautan, hingga peternakan,” ujar Ace, sebagaimana dilansir dari Diskominfo.

Ia menambahkan, ketahanan nasional saat ini sangat bergantung pada ketahanan daerah. Oleh karena itu, penguatan ideologi kebangsaan dan karakter diri dinilai penting agar lulusan mampu berkompetisi di tengah persaingan global. Ace juga mengapresiasi UNIGA atas konsistensinya dalam menyelenggarakan Program Pendidikan Bela Negara (PBN).

“Kami membuka peluang kerja sama (MoU) ke depan agar dosen maupun peserta dari UNIGA dapat mengikuti pendidikan kepemimpinan di Lemhannas RI. Kami juga sangat terbuka terhadap kajian-kajian strategis dari UNIGA untuk dijadikan masukan kebijakan nasional,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menekankan pentingnya menjaga kedaulatan bangsa dari perspektif geopolitik dan geografis. Menurutnya, Program Pelatihan Bela Negara (PBN) yang dijalankan UNIGA merupakan langkah strategis dalam membentuk karakter warga negara.

“PBN adalah modal dasar dari kemampuan soft skill yang harus dimiliki warga kita, seperti keberanian, ketangguhan, disiplin, keseriusan, dan pantang menyerah. Itu sangat penting. Kami juga berencana mengundang tenaga ahli dari Lemhannas untuk memperkuat perspektif ini, sekaligus memberikan masukan dari daerah untuk dirumuskan Lemhannas dalam skala nasional,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Garut juga menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati. Ia berharap capaian akademik tersebut mampu meningkatkan kualitas pengabdian serta kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Garut.

Rektor Universitas Garut, Irfan Nabhani, menyampaikan bahwa jumlah wisudawan pada Gelombang I Angkatan ke-XLIII mencapai 1.160 orang yang telah menyelesaikan seluruh tahapan akademik.

Adapun rincian jumlah wisudawan sebagai berikut:

Program Pascasarjana: 54 orang

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA): 184 orang

Fakultas Teknik (FTEKNIK): 59 orang

Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan (FPIK): 186 orang

Fakultas Komunikasi dan Informasi (FKOMINFO): 133 orang

Fakultas Kewirausahaan (FKWU): 71 orang

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP): 74 orang

Fakultas Ekonomi (FEKON): 320 orang

Fakultas Pertanian (FAPERTA): 79 orang

“Hari ini saudara berdiri setara sebagai lulusan Universitas Garut dengan tanggung jawab yang sama untuk membawa ilmu, iman, dan amal serta menjaga nilai dan nama baik almamater,” pungkas Irfan.