img 20260220 wa0013

GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut akan menggelar Ramadan Festival sebagai upaya menghidupkan kembali momentum ekonomi masyarakat selama bulan suci. Hal ini terungkap dalam Rapat Koordinasi Penataan PKL Pasar Ramadan dan Ramadan Festival yang dihadiri Bupati Garut Abdusy Syakur Amin di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (19/2/2026).

 

Bupati menegaskan, kegiatan Ramadan Festival akan dipusatkan di Garut Plaza melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, pengelola pasar, BUMD, serta komunitas kreatif seperti Wirahebat, Vortabel, dan Komite Ekonomi Kreatif.

 

Menurutnya, festival ini tidak hanya bertujuan memfasilitasi masyarakat berbelanja kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga menghadirkan berbagai layanan publik di satu lokasi.

 

Ia menyebutkan sejumlah layanan yang akan tersedia di antaranya pemeriksaan kesehatan gratis, gerakan pangan murah, layanan Samsat, serta pembuatan KTP gratis dari Disdukcapil. Langkah ini diharapkan dapat menarik kunjungan masyarakat sekaligus menjadikan Garut Plaza sebagai pusat belanja yang nyaman, bersih, dan aman.

 

Sementara itu, Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Garut, Dedy Mulyadi, menjelaskan bahwa pemindahan lokasi dari Islamic Center ke Garut Plaza dilakukan karena pertimbangan kesiapan lahan serta permohonan pedagang setempat.

 

Pemkab Garut sendiri menyiapkan hingga 500 lapak di lantai dua Garut Plaza untuk pedagang musiman, dengan sekitar 100 lapak telah dialokasikan. Selain pasar murah, festival juga akan dimeriahkan berbagai kegiatan seperti Festival Bedug dan fashion show busana muslim guna menghadirkan nuansa religius.

 

Di sisi penataan wilayah, pemerintah daerah tetap akan melakukan penertiban pedagang di sepanjang Jalan Ahmad Yani. Pedagang dilarang berjualan di badan jalan maupun trotoar, kecuali pada lokasi resmi yang telah ditetapkan seperti kawasan KNPI, Lasminingrat, dan Balai Paminton.

 

Ketua Koperasi Pedagang Hebat pengelola Garut Plaza, Wawan Karnawan, menyambut baik dukungan pemerintah. Ia menyebut aktivitas ekonomi di Garut Plaza telah meningkat sekitar 10 persen dan optimistis Ramadan Festival dapat mendorong kenaikan kunjungan masyarakat hingga lebih dari 50 persen.

 

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap tercipta keseimbangan antara peningkatan ekonomi masyarakat, kenyamanan berbelanja, serta ketertiban tata kota selama bulan Ramadhan. (*)